dragonfly [jejak arwah]
..see nO~dukEhear nO~dukE talk nO~dukE..
*if we can create this life with what imagination, why not the next?*
(nurse): hey, ngapain di sini? bukankah lagi
ada kebaktian untuk sembahyang istrimu?
(joe): yah, aku toh gak bisa ngapa-ngapain lagi untuknya.
lebih baik aku di sini ngurusin pasien, terutama mencegah
mereka untuk menyusulnya. nah, sekarang mana pasienku
(nurse): wel .. kita punya 11 korban luka, bla ..bla ..
(joe): ok. hei, kenapa dengan dia?
(nurse): ow, over dosis. percobaan bunuh diri.
(joe): errmh .. kasihkan saja ke dokter simon.
aku mo ngurus yang masih berniat hidup saja.
----------------------------------------------
dr. joe darrow (kevin costner) adalah dokter kepala unit gawat
darurat di rumah sakit chicago memorial. ia barusan kehilangan
istrinya, dr. emily yg kecelakaan di tengah rimba venezuela,
padahal sedang hamil 7 bulan. mereka sebagai pasangan dokter,
sering melihat kondisi kritis para pasiennya saat menghadapi
kematian. maka mereka sering membicarakan topik kehidupan
lain, setelah kehidupan di dunia ini. serta emily mempunyai
symbol untuk konsep tersebut, lambang capung 'dragonfly'.
gak tau kenapa, padahal menurutku sih yang lebih tepat
adalah simbol kupu-kupu 'butterfly'(proses metamorfosa).
-----------------------------------------------
(chief): joe, aku turut prihatin tentang istrimu, juga para
rekan staff lainnya. tapi kudengar, kau tadi sempat menolak
menangani pasien yang niat bunuh diri, huh?
(joe): aku cuma memberikannya kepada simon kok.
(chief): yea .. dan seolah dia tak pantas untukmu?
(joe): bisakah kita bahas ini besok aja?
(chief): dengar. sejak kepergian emily, kau kerja nonstop,
24 jam sehari dan 7 hari seminggu.
(joe): so menurutmu aku telah kehilangan kekuatan?
(chief): sebaliknya. kau terlalu kuat, bahkan lebih dari yang
kau sadari namun itupun malah mulai merepotkan staf lainnya.
kau perlu istirahat, kau perlu berduka. kau .. ambillah cuti!
------------------------------------------------
dr. joe darrow mencoba tegar dan menghadapi kenyataan bahwa
kehidupan mesti tetap berjalan. walau di lain pihak, belum ada
fakta mengenai kematian istrinya, emily karena jasadnya belum
diketemukan. maka pertentangan batin dimulai, saat ia berada
dalam keasikan dunia nyata, melawan kesendirian dan kenangan
saat di rumah. joe tipikal pemikir rasional yg berdasarkan nalar
logika, walo emosi memang ternyata gak gampang ditundukkan.
-------------------------------------------------
(joe): hei .. kaukah yang lapor soal pasien mo bunuh diri itu?
(nurse): .. uhm ..
(joe): rite, gimana kondisinya sekarang?
(nurse): sedang menunggu psikolog
--------------------------------------------------
sebuah fenomena dikenal sebagai 'near death experience',
'out of body experience' ato dikenal pula astral travelling, serta
'extra sensory perception', dst. yakni menyangkut pengalaman
ato pemahaman terhadap dimensi lain, saat manusia lagi dalam
keadaan 'sekarat' ato 'nyawa terpisah dari jasadnya', yang biasa
diterima sebagai keyakinan bahwa manusia terdiri atas konsep
jiwa (body) dan roh (soul). hal ini juga telah bisa menjelaskan
berbagai ide mengenai kehidupan dan kematian, yakni:
- bahwa spirit manusia tetap hidup, meski
badannya (fisik) telah mati-musnah;
- keyakinan peristiwa 're-inkarnasi', proses siklus.
- keberadaan dimensi lain, yang selama ini membatasi
manusia dalam 'kurungan' raga fisiknya (jasad).
maka dimulai lepasnya spirit, kendala fisik tak lagi menghalangi.
secara ilmiah bisa diterangkan bahwa inderawi manusia memiliki
keterbatasan, seperti penglihatan tak mampu mendeteksi cahaya
infra merah dan ultra violet. juga manusia tak sanggup mendengar
suara infra & ultra sonic. justru beberapa binatang sensitive serta
memanfaatkannya berdasarkan kemampuan spektrum indera yg
lebih luas. jikapun ada manusia yang memiliki kelebihan ato bakat
sensitive ini, sering disebut sebagai kemampuan indera keenam,
dan bersifat intuitif-antisipatif. kadang bagi beberapa manusia
yg pernah mengalami 'keajaiban', sensasi ato fenomena ini, dia
akan selalu ingin mengulangi (juga bs bersifat kasus kejiwaan,
seperti 'kecenderungan bunuh diri', ato penderita masochist).
-------------------------------------------------
(pasien): mengapa kau lakukan ini padaku?
(joe): aku lakukan apa?
(pasien): membawaku kembali.
(joe): emangnya kamu mo kemana?
(pasien): ke tempat yang lebih baik
(joe): hmm .. begitukah?
(pasien): aku akan lakukan lagi. hanya itu keinginanku.
(joe): sayangnya jantungmu gk setuju. dia lagi berjuang keras.
(pasien): hikzz .. mengapa tak ada yang ngerti perasaanku?
(joe): ya, mungkin itu sebabnya jantungmu trus berdetak dan
ngasih kesempatan pada orang lain, yang bisa memahamimu.
ok, coba ceritakan tentang tempat yang kau ingin datangi itu,
setidaknya kau yakin emang benar ada. sementara menurutku,
seburuk apapun tempat dan situasi disini, tapi itulah yg kita
miliki dgn pasti kini. maka jika kelak kau beneran gak bangun
lagi, setidaknya aku pernah mengingatkanmu tentang hal ini.
-------------------------------------------------
pengalaman 'near death experience' yg umum adalah perasaan
melayang meninggalkan tubuh, ada terowongan gelap dan naik
ke atas dengan cahayanya, pengalaman tenteram serta bertemu
dengan kerabat yang dikenal baik, bahkan bisa melihat kembali
seluruh kehidupannya selama ini, dst. meski kadang terdapat
'kekecewaan persepsi' (bila ternyata malaikat gak pake sayap),
namun sensasi itu mengakibatkan mereka gak rela untuk pulang
ke tubuh asal, serta rasa kecewa karena diselamatkan kembali
ke dunia nyata. ini sih menurut pengakuan mereka, karena pan
belum pernah ada verifikasi dari mereka yang 'sukses' menetap
di 'alam sonoh' lantas kirim sms ato sharing di radioliner ;o)
----------------------------------------------------
(dokter): lorong itu adalah penglihatan, putih adalah layar
optic yang semakin putih ato terang, sebagai sensasi syaraf
mata serta menjadi besar yang berkesan sedang menghampiri.
(wanita): lantas gimana dgn kemampuan mereka saat bisa
mengingat ucapan bahkan liat aktifitas orang terdekatnya,
di saat dia sedang 'melayang' ato dalam keadaan 'mati' itu?
(dokter): begitulah kita saat mengukur kematian. artinya otak
tsb ternyata masih sanggup berfungsi pada tingkat subliminal,
juga sekaligus mempengaruhi potongan kenangan terakhir, yg
tertinggal untuk dilihat dan didengar. inilah rekaman penggalan
pengalaman yang lantas menjadi kenangan saat otaknya bisa
kembali 'berfikir' sebagai orang yang sedang 'hidup kembali'.
(wanita): well .. beginilah rupanya, suasana makan malam
bersama keluarga pak dokter yah ..
--------------------------------------------------
pengalaman yang sulit dijelaskan secara neuro-psikologi,
karena pasien itu telah dinyatakan mati secara klinis, baik
denyut jantung dan napasnya sudah off. gelombang elektro
otak (brain-wave) telah hilang dari layar monitor berikut ada
kerutan secara simultan pada susunan otak besar, akibat tidak
aktif lagi. jika kesadaran berpikir manusia timbulnya dari saraf
otak, yg nyatanya dalam kondisi mati klinis masih mempunyai
semacam kegiatan 'sadar' serta tetap beraturan-berpola. maka
setidaknya fenomena ini dapat menjelaskan mengenai 'kenangan'
seseorang saat mengalami 'sekarat', yakni saat soul-exsomatize
(saat tubuh berpisah dengan roh, bukan seperti lemari es yang
dicabut stop kontak listriknya), plus pengaruh 'pengalaman'
pada gerak mata (rapid eyes movement), resistensi pada kulit,
irama jantung serta tekanan darah yang lantas brenti total.
(pasien): the lady in the picture, she wants you to go there.
(joe): go where, ben?
(pasien): to the rainbow!
yap, 'dragonfly' (2002) bukanlah film science, serta bukan
pilihan menarik sebagai topik hiburan. tapi telah mewakili
pertanyaan manusia paling hakiki sejak peradaban itu ada:
ada apa setelah mati? kerinduan manusiawi yang cenderung
gak logis? jadi capung? ato metamorfosa sebagai kupu-kupu
yang 'boleh' memiliki kesempatan hidup yang lebih indah?
-duke-

<< Home