~the butterfly effect~
d.U.k.E~m.E.l.i.h.A.t
From: "duke"
Date: Sun Oct 31, 2004 1:01 pm
Subject: [radioliner]
*1st scene*
just think of your mind as a movie, you can
pause, rewind or slow down any details you want ..
(change one thing; change everything)
*2nd scene*
terjemahan asalnya adalah, hanya dengan sekecil kepakan sayap
kupu-kupu namun bisa menyebabkan angin topan di separuh dunia.
kupu-kupu adalah hal remeh meski dianggap berkemampuan rumit
pd sistem naluri 'aeronautics' (aerodynamic acrobatics) saat terbang.
it has been said that something as small as
the flutter of a butterfly's wing can ultimately
cause a typhoon halfway around the world ..
[chaos theory]
namun gak sesederhana itu bagi edward norton lorenz, profesor
di m.i.t untuk bidang meteorologi yg telah mengamati sekaligus
menemukan efek langsung dari kumpulan kepakan sayap kupu di
hutan belantara brazil namun telah menimbulkan tornado di texas
kemudian. ide kecil 'efek kupu-kupu' yang akhirnya melahirkan
teori chaos (kekacauan), merupakan sistem penganalisaan yang
memperhitungkan ketergantungan peka terhadap kondisi awal.
misalnya, hanya dengan sedikit perubahan pada kondisi awal, tapi
dapat mengubah secara drastis kelakuan sebuah sistem besar pada
jangka panjang. ato dengan kata lain: kesalahan yang sangat
kecil akan menyebabkan bencana besar dikemudian harinya.
http://www.fortunecity.com/emachines/e11/86/beffect.html
prof. edward norton (ehm sengaja) adalah pekerja rutin sebagai
peneliti meteorologi jg ahli peramal cuaca. ditunjang ilmu basik
matematika-fisika dan komputasi, ia telah membuat 12 persamaan
diferensial non-linear dgn komputer. pada awalnya doi membuat
perhitungan dengan format 6 digit di belakang koma (xyz,abcdef).
lantas untuk hemat waktu dan kertas, ia memakai hanya tiga angka
belakang koma jadi (xyz,abc) lalu masukkan analisa ke program.
mendadak ia dikagetkan dengan hasil yang sangat berbeda dengan
diharapkan, karena melalui perbandingan dua kurva yang dihasilkan,
terjadi perbedaan besar. enam digit yang detail menghasilkan kurva
rapat berhimpitan, tapi jadi bergeser membentuk corak yg berbeda.
sebagai pakar peramal cuaca, norton menyadari dampak dari perkara
remeh ini serta mengilhaminya berdasarkan 'butterfly effect' sebagai
sebuah landasan teori chaos pada tahun 1961. teori berkenaan dengan
sistem gak teratur seperti fenomena alam (ombak, angin, pohon etc)
bersifat random, acak gak teratur bahkan anarkis. namun bila dilakukan
pembagian (fraksi) dari pengamatan yang kecil, maka sistem besar juga
gak teratur ini sesungguhnya bisa diprediksi sebagai pengulangan dari
bagian-bagian kecil teratur dan masih bisa diamati. istilah statistiknya:
*chaos adalah kelakuan stokastik dr sistem deterministik (sederhana,
satu solusi) dan bila ditumpuk akan jadi sistem stokastik (rumit)*.
kemungkinan bisa berkembang pada 'dampak' yg juga dikenal istilah
'domino effect' namun ada perbedaan terhadap 'jalur ketergantungan'.
(dependence on the initial sensitivity, but whereas a simple linear row
of dominoes would cause one event to initiate another similar one.
butterfly effect amplifies the condition upon each iteration).
*3rd scene*
+: where's my goddam books?
*: books? i suppose to meet you .. another hour?
+: my journals .. i need them. so give it to me ..
*: evan, you'll hurt me if you go thru this again. because there
are 'no journals', they never were. it's part of the fantasy world
that your mind .. create to cope with the guilt of killing kayleigh
miller. think evan .. think! you created disease that's not exist.
like .. kisah hidup dan temanmu saat kuliah ato di penjara bahkan
kekayaanmu. semua hanya angan dan kau ciptakan, juga buku itu.
+: i just want my journals and i want them now!
i know that disimpan olehmu dan kembalikanlah.
*: you reminded me of your father. he always ngoceh tentang album
foto dan catatan even though he never had one. kau juga, i'm sorry.
evan treborn (ashton kutcher) sejak kecil telah menjalani scan otak
untuk mengetahui kelainan saat mengalami 'black-out' (mendadak
'kehilangan kesadaran' ketika sedang melakukan sesuatu), juga terapi
mental untuk memulihkan kondisi psikologisnya. selain fakta bahwa ia
mewarisi 'keturunan gila' dari bokap (juga kakeknya), evan dewasa
seringkali jadi sukar mengingat masa kecil yg penuh kejadian ngeri.
tentang sahabat lama yakni kayleigh (terlibat -ato nyaris?- di film
porno phedophilia), lenny sang abang yang 'sadis-brutal' dan tommy
gendut, masing-masing punya pilihan hidupnya sendiri-diri.
kebiasaan evan untuk mencatat tiap kejadian detail hidupnya menjadi
jurnal (bukan sekadar diary) ternyata sanggup merubah hidup evan yg
dewasa. journal sbg 'pasport' untuk menemukan-menyusun-membetulkan
tiap kepingan 'puzzle kisah di masa kecil' menjadi sebuah alternatif
kisah yg lebih baik untuk masa kini. dengan menemukan 'celah kosong'
(blackout) itulah, evan bisa masuk kembali dengan skenario hidup yang
baru hingga beberapa alternatif, namun selalu dengan 'kegagalan' yakni
'gak pernah ada pilihan yang benar'. hingga akhirnya dia mendapati
sebuah 'fakta' yg juga 'pencerahan' bahwa 'faktor kesalahan' yang
paling hakiki dan mendasar adalah .. ia tak pernah dilahirkan.
('you no live here, no soul!' kata si peramal gypsy).
*4th scene*
+: mom .. have you ever bring those home videos
that we used to make?
-: yea .. semuanya ada di sini (di rumah sakit jiwa).
+: i would like to watch them .. so that's good.
'efek kupu-kupu' yang menimbulkan kekacauan (teori chaos), bukan
lg sistem analisa yg memperhitungkan ketergantungan peka terhadap
kondisi awal semata. jg bukan hanya *dengan sedikit perubahan pada
kondisi awal* akan dpt mengubah secara drastis sebuah sistem besar
pada jangka panjang (selanjutnya). karena, jika-pun, manusia sanggup
memprediksi sekaligus mengantisipasi tiap aspek kehidupannya, tapi
bukan itu hakikinya. bahwa sejak manusia lahir dan hidup dengan
berbagai skenario dan pilihannya, itulah kehidupan sejatinya.
manusia hidup sebagai sejarah kemarin, kini dan esok.
manusia hidup pada tiap kejadian dan waktu yang berharga.
manusia hidup menuruti garis manusiawi dimulai sejak titik
awal hingga akhirnya, kaum pejalan yang tak pernah mundur.
manusia hidup, mungkin sebagai kesalahan kecil yang dapat
menyebabkan bencana besar dikemudian hari, apapun itu.
tapi manusia hidup, memang belajar dari kesalahan untuk
bisa menemukan dan kemudian mengatakan: 'benar!'
*5th scene*
if anyone finds this .. it means that my brain didn't work
and i'm already dead. i can somehow *go back to the beginning*
of all of this. so .. i might be able, to save her .. my kayleigh.
--------------------------------
+: evan treborn (ashton kutcher)
*: dr. redfield (nathaniel de veaux)
-: andrea 'mom' treborn (melora walters)
directed: eric bress
-duke-

<< Home