un-forgiven
william 'bill' munny:
man! i ain't like that no more,
i ain't the same. my woman, she
straightened me up, cleared me
of drinkin' whiskey and all. just
'cause we're goin' on this killing,
that don't mean i'm gonna go
back to bein' the way i was.
i just need the money, get
a new start for them youngsters.
d'you remember that drover i shot
through the mouth and his teeth
came out the back of his head? i think about him now
and again. he didn't do anything to deserve to get shot,
at least nothin' i could remember when i sobered up ..
[aku gk sama lagi, aku bukanlah yang dulu. istriku, dia
berhasil menundukkan-ku termasuk bikin brenti minum wiski.
lantas, hanya karena kita sekarang berniat memburu bandit
lagi, bukan berarti aku mo balik ke masa lalu. aku cuma
butuh hadiah duitnya demi masa depan anakku. kau ingat,
saat aku pernah nembak pengemudi sampe giginya berhamburan
menembus batok kepalanya? aku selalu terngiang peristiwa itu,
karena sesungguhnya ia tak berhak kuperlakukan seperti itu.
paling gak, itu yg selalu kuingat .. kalo lagi gak mabok].
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
aku sempat nulis pesen pribadi di friendster:
*dat it'll never come again is what makes life so sweet*,
kutipan bebas dari lirik puisi emily dickinson (1830–1886).
terjemahan asalku, more or less, *jika sesuatu itu telah
hilang, disitulah terdapat makna dan indahnya kehilangan*.
lantas banyak yang sempet tanya, maksudnya gimana sih ndy?
well, bisa ada banyak versi tergantung niat dan kondisinya.
kali ini, akan coba diterangkan melalui film 'unforgiven'.
pertama, walau gak nyambung tapi masih bisa dijadikan alasan
asik, adalah 'knapa aku pake film ini dan napa minjem film ini
lg di library?'. 'unforgiven' udah pernah kutonton di bandung
taon 92, dan membuat kesan kuat. selain fakta bahwa film ini
merupakan karya perdana clint eastwood sebagai sutradara dan
langsung diganjar oscar, setidaknya sukses untuk penghargaan
film terbaik dan sutradara terbaik 1992. tp kesan kuat buatku
justru: 'karena kini aku makin lupa kisah dan aktingnya alias
makin buram, tapi hal itulah yg bikin aku semakin terkesan!'.
begini, kadang sesuatu yg pernah membuat kesan, semakin lama
justru makin berharga karena telah ditambah bumbu sendiri plus
nilai romantis. apalagi jika hal itu berlangsung singkat tapi
begitu 'mencekam' sensational sehingga bikin carried away.
lantas ketika saat itu selesai, ato menghilang samar justru
nuansa demikian kadang selalu terngiang dan bikin penasaran.
setidaknya demikian waktu kemaren pinjem film ini di library,
selain ekspektasi sentimentil juga pembuktian claim di atas.
kedua, 'unforgiven' sesungguhnya cerita amat sederhana namun
bisa dibuat kompleks. ato gaya bahasanya adalah, ini tentang
'karakter abu-abu, tidak juga hitam tapi bukan berarti putih'.
ato klo mo disesuaikan dengan setting film bergaya koboy ini
adalah, it shows the grey area between the extremes of 'good
and evil', there no one is angel or bad guy, its all a matter
of perception. even then, dalam kejahatan ada kebaikan ato
sebaliknya di dalam ketenangan sungai justru menghanyutkan.
clint eastwood memerankan sosok koboy tua, bisa dianggap jadi
parodi dari sosok legendarisnya sebagai polisi 'sedikit bicara
banyak menembak' di serial film dirty harry. kini dalam setting
dunia old west wild amerika di taon 1878, sbg 'bill munny' sang
penembak cepat dan pembunuh legendaris berdarah dingin. lalu
setelah menikah dan meninggalkan kejahatan selama 10 taon, ia
berkubang di kandang babi dan kepayahan dimakan usia renta.
hingga suatu siang, seorang koboy muda mengenali sekaligus
mengajaknya sebagai partner untuk memburu dua penjahat buron.
bill mengajak serta partner lamanya, yg juga pensiun menjadi
petani. maka lengkaplah tiga koboy dengan tujuan dan kondisi
masing-masing. bill adalah koboy yang sudah gak becus nembak
bahkan selalu jatuh dari kudanya, ned logan berkulit hitam yg
selalu ngaku gak pernah nembak mati korbannya. serta koboy
muda berjulukan 'schofield kid' karena merk pestolnya, mengaku
telah membunuh lima orang padahal akhirnya diketauhi kalo dia
menderita rabun jauh. tiga serangkai ini akan bertemu sherif
'little bill', yg bersama gerombolannya menguasai kota kecil
'big whiskey'. lil bill adalah penegak hukum yang baik dan
tegas, misalnya membuat larangan membawa senjata bagi orang
asing di kota itu. salah satu buktinya adalah ketika seorang
pembunuh terkenal 'english bob' mampir dan melawan aturan bill,
akibatnya bonyok dan diusir sambil berdarah-darah. menariknya,
'english bob' membawa seorang penulis yg menyertai kemanapun
karena lagi nulis biografi si kowboy. pesan menarik, bahwa di
setiap peristiwa maupun sejarah, perlu ada catatan dan bukti
tertulis untuk merekamnya. meskipun kemudian ditambah unsur
subjektif ato ditambahin bumbu ato dikurangi bagian yg gak
penting ato memalukan. tapi itulah gunanya penulis sejarah
bukan? sejarah adalah milik yg berkuasa dan kepentingannya.
kisah lantas berputar pd dua karakter ini. gerombolan koboy
pensiun yang ditemani koboy ingusan dan rabun, melawan para
penegak hukum bersenjata yang justru bisa membunuh orang tak
bersenjata. serta beberapa figuran dalam membangun karakter
misalnya gerombolan pelacur yg mengumpulkan duit hadiah bagi
mereka yg bisa membunuh penjahat akibat menganiaya pelacur.
namun kalo mo lebih fokus, peran utama tetap pada dua 'bill'.
'bill munny' sebagai koboy tua yg weak and pathetik, turun
gunung hanya karena faktor duit dan gk pengen banyak ribut.
'little bill' sebagai outlaw, penegak hukum alias penguasa
kota dengan caranya sendiri. simbol yang pas adalah saat si
lil' bill sedang sibuk membangun rumah idamannya, tapi gak
becus sebagai tukang kayu. selain dia selalu memukul jarinya
sendiri dengan martil, juga rumahnya miring berikut atap yg
penuh gelombang dan selalu banyak bocor di saat hujan. jadi
begitulah gambarannya, bagaimana sherif bill 'mengatur kota
idamannya' seperti caranya membangun rumah idamannya itu.
kedua orang ini lantas bertemu pada dua pertempuran. pertama
saat sang sherif menggerebek bill munny di bar karena dituduh
membawa pistol, akibatnya bill munny merangkak berdarah-darah
keluar bar dan pingsan tiga hari, sementara kedua partnernya
lagi sibuk di lantai atas bersama para gadis. pertemuan kedua
adalah saat 'ned' ditangkap sherif dan gerombolannya, lantas
bill munny kembali masuk kota untuk membereskan masalahnya.
pertempuran dua 'bill' juga mewakili pertempuran antara tiap
'bill' dengan dirinya sendiri. 'bill munny' bertempur dengan
tiap kenangannya sebagai pembunuh berdarah dingin yang pernah
menembak kereta api dan menewaskan semua penumpang termasuk
perempuan dan anak-anak. kenangan ini juga selalu diungkit
oleh koboy muda, yg memang meng-idolakan-nya serta mengajak
sebagai partner pemburu hadiah. bill munny juga mengetahui
bahwa, si koboy muda memang belum pernah membunuh walaupun
sesumbar. maka saat si koboy mengaku sembari menangis, bill
berucap singkat: no one is forgiven, they all have it coming!
sembari menyuruh si koboy meneruskan minumnya biar mabok.
and that's just the truth, and that eventually happens, sooner
or later. we all did and will do some bad and some good things.
and there's no one who did just bad things, just like there's
no one who did just good things. we are all guilty of something,
but at the same time, we are all to be praised for other things.
jika bill munny selalu mengucapkan 'we/they all have it coming',
itu bermaksud menegaskan bahwa people *can* change, but, munny
menambahkan: 'we still have to pay for the bad things we did!'.
inilah filosofi filmnya sekaligus makna judul 'unforgiven'.
hal yg asik dari film ini adalah logat dan bahasanya. kasar,
purba dan ngasal banget. misalnya ucapan bill munny waktu
masuk ke bar: 'whos the f$%king owner of this shithole?'
ketiga? masih ada komentar nih? selama nyaris 60 taon berkarir
di hollywood, clint eastwood sudah menjadi aset penting serta
dikenal sebagai sosok maskulin tanpa menjadi 'mis-ogynistic'
(perlakuan merendahkan perempuan). hal itu juga diungkapkan di
akhir film, sebagai pesan untuk menghargai perempuan walaupun
mereka pelacur. juga yang paling segar diingatan adalah lewat
karya mutakhirnya, sebagai pelatih tinju 'frankie dunn' yang
memperlakukan sosok perempuan dalam 'million dollar babe'.
apakah sebagai pelaku 'euthanasia' terhadap petinjunya telah
mengungkapkan kontroversi tersendiri? itu udah lain cerita
namun telah menegaskan cara pikir dan konsep seorang 'clint'.
*dat it'll never come again is what makes life so sweet*,
mestinya diterjemahkan jadi: jalani dan kerjakan hari ini,
karena pada hari ini-lah akan jadi sejarah buat esok hari.
-duke-
